INFO MEDIA NASIONAL, Kota Bekasi- – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Bekasi terus mematangkan persiapan dalam mencetak atlet-atlet andal. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan melakukan penataan ulang dan verifikasi terhadap seluruh klub voli yang bernaung di bawah asuhan mereka.
Pada Jumat (9/5/2026), Tim Verifikasi PBVSI menyambangi wilayah Jatiasih untuk mendata empat klub sekaligus, yakni Pendawa, Javolas, Pervobri, dan G’Vol. Langkah ini bertujuan untuk memetakan potensi lokal yang diharapkan mampu membawa nama Kota Bekasi ke level kejuaraan yang lebih tinggi.
Klub Pendawa: Dari Penawar Gadget hingga Prestasi Pasir

Klub Pendawa menjadi titik pertama dalam agenda verifikasi kali ini. Berlokasi di Perumahan Wahana Pondokgede, Jatisari, klub yang berdiri sejak tahun 2023 ini kini telah membina 118 atlet dengan dukungan 6 pelatih.
Ketua Klub Pendawa, Rizal, menjelaskan bahwa pendirian klub ini berawal dari niat sederhana: memberikan wadah positif bagi generasi muda.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya terpaku pada gadget atau kegiatan nongkrong yang kurang bermanfaat. Antusiasmenya luar biasa, bahkan atlet kami datang dari luar lingkungan perumahan,” ujar Rizal.
P

Meski tergolong baru, Pendawa telah menunjukkan taringnya. Salah satu atlet putri mereka, Wilia Novelia, berhasil menembus tim voli pasir Kota Bekasi kategori U-15 setelah tampil impresif di Kejurkot akhir April lalu. Wilia, yang baru duduk di bangku kelas 1 SMP, mengaku belum puas dan bercita-cita menembus skuad Timnas di masa depan.
Selain itu, klub ini juga pernah meraih Juara 3 pada Kejurkot U21 pada tahun 2025.
Sekretaris Umum PBVSI Kota Bekasi, Alex Suherman, yang memimpin langsung tim verifikasi, menegaskan bahwa pembenahan administrasi adalah kunci pembinaan prestasi. Proses ini mencakup pemeriksaan struktur kepengurusan, domisili sekretariat, hingga legalitas organisasi.
Menurut Alex, verifikasi ini memiliki dua fungsi utama. Pertama, Kepastian Hukum, yakni memastikan setiap klub memiliki dasar legalitas yang sah dan aktif beroperasi.
Kemudian yang kedua adalah Pemutakhiran Data, dengan membangun database akurat mengenai potensi atlet dan pelatih di Kota Bekasi.
“Data yang akurat sangat krusial bagi kami untuk menyusun program pembinaan, seleksi atlet untuk ajang resmi, hingga penyusunan jadwal turnamen yang lebih kompetitif ke depannya,” pungkas Alex








