INFO MEDIA Nasional, Bekasi – Tim non unggulan POPSI dari Kabupaten Bogor akan menantang tim unggulan bertabur bintang O2C Ciparay dari Kabupaten Bandung, di laga semifinal Kejurda Bola Voli U 19 antar klub Jawa Barat 2026 yang akan berlangsung Minggu 6 September 2026 di GOR Pekopen Tambun Kabupaten Bekasi.
POPSI dan O2C Ciparay melangkah ke semifinal, setelah di babak perempat final menumbangkan lawannya lawannya pada Jumat 4 September 2026. Semifinal lainnya akan mempertemukan laga derby Kota Bandung antara Tectona melawan Ajaib Wahana.
Pada babak perempat final, keempat tim semifinalis ini semuanya memetik kemenangan sempurna dengan skor 3-0. POPSI menumbangkan wakil Kabupaten Bandung DSV 3-0 (26-24, 25-14, 25-18). Kemudian O2C Ciparay menghentikan langkah Three M Academy dari Kabupaten Bandung Barat 3-0 (25-16, 25-13, 25-15).
Sementara Tectona mengalahkan Bintang Rajawali dari Kabupaten Bekasi 3-0 (25-15, 25-12, 25-8). Berikutnya Ajaib Wahana yang harus berjuang keras di set pertama karena mendapat perlawanan dari Kharisma Premium Kota Bandung, akhirnya menutup laga dengan kemenangan 3-0 (30-28, 25-22, 25-19).
Bertabur Bintang
Menghadapi O2C Ciparay yang para pemainnya bertabur bintang yang pernah bergabung di tim nasional Indonesia diantaranya seperti Syelomita, Tina Syifa, Vania Nurfatimah, Shakira Ayu dan Arimbi Syifana, pelatih POPSI Imam Ashari mengatakan para pemainnya akan bermain lepas tanpa beban.
“O2C merupakan tim yang luar biasa dengan materi pemain yang sudah berpengalaman di berbagai ajang kejuaraan dan masuk Timnas dari berbagai kelompok umur. Tapi ini harus menjadi motivasi dan pengalaman bagi anak anak, karena tidak ada tim yang tidak memiliki kekurangan dan itu harus kita manfaatkan,” katanya.
Disinggung mengenai kemungkinan POPSI bisa mengalahkan O2C, Imam menegaskan semua kemungkinan selalu ada meski itu kecil. “Kemungkinan yang kecil ini yang harus dimanfaatkan sebaik baiknya agar bisa menang dan lolos ke final,” katanya.
Menghadapi pertandingan final nanti, apalagi melawan tim yang bertabur bintang, Imam mengakui jika faktor mental para pemainnya di lapangan akan sangat berpengaruh pada hasil pertandingan.
“Mental anak anak sangat berperan bagaimana menghadapi tim besar sekelas O2C yang para pemainnya sudah berpengalaman bermain di tim nasional, Proliga, Livoli dan Kejurnas,” ujarnya.
Nah disini, lanjut Imam bagaimana mental bertanding para pemain untuk berani bermain sesuai dengan pola anak anak. “Bagaimana para pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di lapangan,” katanya.
Meski demikian, Imam menyebutkan melangkah hingga semifinal di Kejurda U 19 ini sudah cukup bagus.
“Syukur Alhamdulillah POPSI bisa melangkah hingga semifnal, ini sudah cukup luar biasa. Ini pencapaian yang bagus, meski keingginan sebenarnya bisa main di Kejurnas. Tapi kita juga harus realitis karena Jawa Barat memiliki klub klub yang bagus dan besar yang sudah berpengalaman di ajang Kejurnas,” katanya.
Seperti diketahui, juara dan runner up di Kejurda ini akan menjadi wakil Jawa Barat untuk berlaga di Kejurnas yang rencananya akan berlangsung di Sentul Kabupaten Bogor.(Red Imn)








