Sambut Kunjungan Wamendagri, Wali Kota Bekasi: Kebijakan WFH Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Sabtu, 11 April 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendampingi Wamendagri Bima Arya memantau pelaksanaan kebijakan WFH di lingkungan Pemkot Bekasi, Jumat (10/4)2026).(Foto: Humas Pemkot Bekasi,)

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendampingi Wamendagri Bima Arya memantau pelaksanaan kebijakan WFH di lingkungan Pemkot Bekasi, Jumat (10/4)2026).(Foto: Humas Pemkot Bekasi,)

INFO MEDIA NASIONAL Kota Bekasi
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, turut memantau langsung pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Kedatangan Bima Arya di Kantor Pemkot Bekasi pada Jumat, (10/4/26).disambut oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe.

Dalam pertemuan tersebut, Bima Arya secara langsung meminta penjelasan terkait implementasi kebijakan WFH, termasuk mekanisme kerja, pengaturan pelayanan publik, serta dampak yang dirasakan sejak kebijakan tersebut diberlakukan.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan bahwa kebijakan WFH dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam rangka efisiensi energi. Meski demikian, ia memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan tidak mengalami penurunan kualitas.

“Kami menjalankan kebijakan WFH dengan tetap mengedepankan pelayanan publik. Ada pengaturan khusus agar pelayanan di sektor-sektor vital tetap berjalan optimal,” ujar Tri.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi terus melakukan evaluasi secara berkala guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif dan tidak mengganggu aktivitas pelayanan masyarakat.

“Kami terus melakukan pemantauan dan evaluasi. Prinsipnya, kebijakan ini harus tetap seimbang antara efisiensi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tri juga memaparkan hasil evaluasi sementara terkait kebijakan efisiensi yang telah diterapkan, salah satunya pembatasan lembur bagi pegawai. Ia menyebutkan bahwa kebijakan tersebut berhasil memberikan penghematan anggaran yang cukup signifikan.

“Dari hasil evaluasi sementara, kebijakan pembatasan lembur ini mampu menghemat anggaran sekitar Rp100 hingga Rp120 juta per bulan. Ini menjadi langkah konkret dalam upaya efisiensi tanpa mengurangi kualitas kinerja,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa untuk kebijakan WFH yang saat ini berjalan, perhitungan terkait potensi penghematan ke depan masih akan terus dioptimalkan dan dikaji secara menyeluruh.

“Kami akan terus menghitung secara optimal dampak dari kebijakan WFH ini, baik dari sisi efisiensi anggaran maupun efektivitas kinerja ASN,” tambahnya.

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi dalam mengimplementasikan kebijakan WFH dengan tetap menjaga kualitas pelayanan publik. Ia menilai penting adanya inovasi dan penyesuaian di tingkat daerah dalam menjalankan kebijakan nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan WFH ini tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar efektif dan berdampak positif, baik dari sisi efisiensi maupun pelayanan publik,” ujar Bima Arya.

Ia juga menekankan bahwa setiap daerah perlu memiliki strategi yang tepat dalam menerapkan kebijakan tersebut agar tetap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

“Pemerintah daerah harus mampu menyesuaikan kebijakan ini dengan kondisi masing-masing, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan kebijakan WFH ke depannya. Pemerintah Kota Bekasi pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan publik di tengah berbagai kebijakan yang dijalankan.

Berita Terkait

Ketua TP PKK Kota Bekasi Buka Pelatihan Terjemah Al-Qur’an Metode Yatsir, Dorong Syiar Al-Qur’an hingga ke Seluruh Kecamatan
Perkuat Kesiapan Halal, Ketua Dekranasda Kota Bekasi Dukung UMKM Lebih Maju dan Berdaya Saing
Senam Bersama di Plaza Pemkot Bekasi, Kepala BKN Prof Zudan Ingatkan ASN untuk Bersyukur dan Tingkatkan Produktivitas
Sukses di MCE Malaysia hingga Ajang Mojang Jaka, Walikota Bekasi Apresiasi Anak Bekasi Berprestasi di Panggung Internasional.
Apresiasi ASN Pemkot Bekasi, Pesan KDM ke Tri Adhianto: Pertahankan Kultur Indonesia Lewat PNBK
Di Tengah Meriahnya PNBK, Rp500 Juta Terkumpul untuk Korban Bencana NTT
PNBK Jilid III Jadi Panggung Budaya Sekaligus Penggerak Ekonomi Warga Bekasi
Dari Parade Budaya hingga Aksi Kemanusiaan, PNBK Jilid III Meriahkan CFD Kota Bekasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:53 WIB

Ketua TP PKK Kota Bekasi Buka Pelatihan Terjemah Al-Qur’an Metode Yatsir, Dorong Syiar Al-Qur’an hingga ke Seluruh Kecamatan

Selasa, 1 September 2026 - 16:20 WIB

Perkuat Kesiapan Halal, Ketua Dekranasda Kota Bekasi Dukung UMKM Lebih Maju dan Berdaya Saing

Selasa, 1 September 2026 - 15:39 WIB

Senam Bersama di Plaza Pemkot Bekasi, Kepala BKN Prof Zudan Ingatkan ASN untuk Bersyukur dan Tingkatkan Produktivitas

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Apresiasi ASN Pemkot Bekasi, Pesan KDM ke Tri Adhianto: Pertahankan Kultur Indonesia Lewat PNBK

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Di Tengah Meriahnya PNBK, Rp500 Juta Terkumpul untuk Korban Bencana NTT

Berita Terbaru