Anjlok! Survei Poltracking, Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kepemimpinan Prabowo-Gibran 55,1%

Selasa, 1 September 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam menyampaikan rilis survei yang disiarkan secara daring di Poltracking TV, Senin (31/8/2026).(Foto Istimewa)

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam menyampaikan rilis survei yang disiarkan secara daring di Poltracking TV, Senin (31/8/2026).(Foto Istimewa)

INFOMEDIA Nasional JAKARTA – Sebuah lembaga survei, Poltracking Indonesia, melakukan survei tentang tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, terhitung per Agustus 2026, Poltracking mencatat bahwa angka kepuasan masyarakat terhadap kinerja kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berada di level 55,1 persen.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, menyampaikan langsung temuan tersebut dalam rilis daring melalui saluran Poltracking TV pada Senin (31/8/2026). Hanta mengonfirmasi bahwa sejauh ini, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan pasangan tersebut masih bertahan di atas 50 persen.

Di sisi lain, proporsi masyarakat yang menyatakan kurang puas maupun tidak puas justru membengkak hingga mencapai 40,2 persen. Walau mayoritas warga masih menaruh apresiasi positif, grafik kepuasan ini sebetulnya menunjukkan tren yang terus merosot bila dibandingkan dengan periode-periode pemeriksaan sebelumnya.

Hanta membeberkan rekam jejak penurunan angka tersebut. Pada Oktober 2025, tingkat kepuasan publik terhadap duet Prabowo-Gibran sempat menyentuh 78 persen. Angka ini melandai ke posisi 74 persen pada Maret 2026, lalu terkikis lagi menjadi 70 persen pada Mei 2026. Penurunan drastis mulai terlihat pada Juli ketika angka kepuasan anjlok ke 58 persen, sebelum akhirnya terkoreksi kembali ke level 55,1 persen pada survei teranyar ini.

Riset berskala nasional ini digelar sepanjang 14–20 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.220 responden. Penarikan sampel ini memiliki margin of error sekitar ±2,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Proses pengumpulan data dilakukan lewat wawancara tatap muka langsung bersama para responden terpilih. Pembagian klaster jajak pendapat ini mencakup 38 provinsi di tanah air yang disesuaikan secara proporsional mengacu pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024, dengan menerapkan stratifikasi berbasis proporsi jenis kelamin pemilih.

Berita Terkait

Terbukti Judi Online, Mentan Amran Resmi Copot Permanen 13 Pejabat Kementan
Apel Gebrak Kurangi Sampah di Kota Bekasi, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Tri Adhianto
Dorong Evaluasi Total Persoalan Desil, Politisi PDIP Senayan sebut Berpotensi Anak Indonesia Putus Sekolah
Besok! Pembangunan PSEL Kota Bekasi Diresmikan, Atasi Darurat Sampah
Temukan Narkotika Cair di Vape, BNN Desak Pemerintah Larang Keras Rokok Eleltrik
Angka Kecelakaan Perlintasan Sebidang Tinggi, Komisi V DPR Siap Panggil Kemenhub dan KAI
Demi Bebas Korupsi, Kemendagri Dorong Kepala Daerah Pahami Regulasi Keuangan dan Integritas
Megawati Bergerak Cepat !!! Instruksikan PDI Perjuangan Kerahkan Tim Bantu Korban Gempa NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 08:51 WIB

Anjlok! Survei Poltracking, Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kepemimpinan Prabowo-Gibran 55,1%

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Terbukti Judi Online, Mentan Amran Resmi Copot Permanen 13 Pejabat Kementan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Apel Gebrak Kurangi Sampah di Kota Bekasi, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Tri Adhianto

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Dorong Evaluasi Total Persoalan Desil, Politisi PDIP Senayan sebut Berpotensi Anak Indonesia Putus Sekolah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Besok! Pembangunan PSEL Kota Bekasi Diresmikan, Atasi Darurat Sampah

Berita Terbaru