INFOMEDIA Nasional JAKARTA – Sebuah lembaga survei, Poltracking Indonesia, melakukan survei tentang tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, terhitung per Agustus 2026, Poltracking mencatat bahwa angka kepuasan masyarakat terhadap kinerja kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berada di level 55,1 persen.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, menyampaikan langsung temuan tersebut dalam rilis daring melalui saluran Poltracking TV pada Senin (31/8/2026). Hanta mengonfirmasi bahwa sejauh ini, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan pasangan tersebut masih bertahan di atas 50 persen.
Di sisi lain, proporsi masyarakat yang menyatakan kurang puas maupun tidak puas justru membengkak hingga mencapai 40,2 persen. Walau mayoritas warga masih menaruh apresiasi positif, grafik kepuasan ini sebetulnya menunjukkan tren yang terus merosot bila dibandingkan dengan periode-periode pemeriksaan sebelumnya.
Hanta membeberkan rekam jejak penurunan angka tersebut. Pada Oktober 2025, tingkat kepuasan publik terhadap duet Prabowo-Gibran sempat menyentuh 78 persen. Angka ini melandai ke posisi 74 persen pada Maret 2026, lalu terkikis lagi menjadi 70 persen pada Mei 2026. Penurunan drastis mulai terlihat pada Juli ketika angka kepuasan anjlok ke 58 persen, sebelum akhirnya terkoreksi kembali ke level 55,1 persen pada survei teranyar ini.
Riset berskala nasional ini digelar sepanjang 14–20 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.220 responden. Penarikan sampel ini memiliki margin of error sekitar ±2,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Proses pengumpulan data dilakukan lewat wawancara tatap muka langsung bersama para responden terpilih. Pembagian klaster jajak pendapat ini mencakup 38 provinsi di tanah air yang disesuaikan secara proporsional mengacu pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024, dengan menerapkan stratifikasi berbasis proporsi jenis kelamin pemilih.








