Apel Gebrak Kurangi Sampah di Kota Bekasi, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Tri Adhianto

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulhas didampingi Tri Adhianto secara resmi membuka Apel GEBRAK yang merupakan singkatan dari Gerakan Energi Bersih, Reduksi Sampah, Aksi Pilah, Kolaborasi Inovatif dalam rangka groundbreaking pembangunan PSEL Kota Bekasi.(Foto: Hms Pemkot Bekasi)

Zulhas didampingi Tri Adhianto secara resmi membuka Apel GEBRAK yang merupakan singkatan dari Gerakan Energi Bersih, Reduksi Sampah, Aksi Pilah, Kolaborasi Inovatif dalam rangka groundbreaking pembangunan PSEL Kota Bekasi.(Foto: Hms Pemkot Bekasi)

INFOMEDIA NASIONAL KOTA BEKASI – Gebrakan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mempercepat penanganan persoalan sampah melalui pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Bantargebang, mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) .

Sebagai upaya mengurangi beban pengelolaan sampah Kota Bekasi yang saat ini mencapai kurang lebih 1.800 ton per hari, Zulhas menilai, pembangunan PSEL menjadi langkah strategis di sisi hilir

Ia menjelaskan, melalui teknologi modern waste-to-energy, PSEL akan menjadi bagian penting dalam mengurangi beban tempat pemrosesan akhir. Namun, pembangunan PSEL tidak dapat berdiri sendiri. Penanganan sampah juga harus dilakukan dari sisi hulu dengan mengendalikan dan memilah sampah sejak dari sumbernya.

“Perlu kita tekankan bersama, groundbreaking pembangunan PSEL hari ini adalah solusi strategis di sisi hilir untuk mengurangi beban TPA Sumur Batu yang saat ini menampung produksi sampah warga masyarakat Kota Bekasi kurang lebih 1.800 ton per hari melalui teknologi modern waste-to-energy,” ujar Zulhas.

Ia menegaskan, keberlanjutan pengelolaan sampah hanya dapat tercapai apabila masyarakat ikut berperan dalam mengurangi dan memilah sampah sejak dari sumbernya.

“Aksi reduksi dan pilah sampah harus berjalan dari meja makan, dapur rumah tangga, lingkungan RT/RW, kelurahan, hingga kecamatan,” tegasnya.

Zulhas juga mengingatkan bahwa pengurangan volume sampah dari hulu secara berkelanjutan menjadi kunci agar tempat pemrosesan akhir tidak kembali mengalami kelebihan kapasitas.

Selain itu, ia juga meminta seluruh pihak mengawal pembangunan PSEL agar berjalan lancar dan tepat waktu sehingga manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat Kota Bekasi.

“Buktikan bahwa Bekasi yang asri bukanlah sekadar cita-cita, melainkan realitas yang kita wariskan untuk generasi mendatang. Mulailah hari ini, dari tempat kita berdiri. Perangi sampah untuk Indonesia dan Kota Bekasi yang lebih asri,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dalam apel gebrak hari ini mengajak para camat, lurah, Kapolsek, Danramil, penggiat lingkungan, Ketua LPM, Koordinator BKM, hingga para Ketua RW dan RT untuk memaksimalkan keberadaan bank sampah di lingkungan masing-masing.

Ia berharap gerakan pengurangan dan pemilahan sampah dapat disosialisasikan secara masif hingga ke seluruh pelosok Kota Bekasi.

“Mulai dari kebersihan diri di lingkungan rumah, sekolah, kantor, yang bisa kita pilah agar tidak semua masuk ke bantargebang lagi, ingat kita masih ada 300 ton menjadi PR setiap harinya.” tegas Tri.

Sebagai bagian dari momentum groundbreaking tersebut, Zulhas juga secara resmi membuka Apel GEBRAK yang merupakan singkatan dari Gerakan Energi Bersih, Reduksi Sampah, Aksi Pilah, Kolaborasi Inovatif dalam rangka groundbreaking pembangunan PSEL Kota Bekasi.

Berita Terkait

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track
BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran
Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri
Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri
Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif
Kekayaan Rp3,19 Miliar Jadi Sorotan: Kalapas dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Buntut Temuan ‘Apartemen Mewah’ di Area Belakang Lapas Cibinong
BREAKING NEWS! Innalilahi wa Innailaihi Raji’un, Guruh Soekarno Putra Tutup Usia Hari Ini
Soroti Anggaran Pemda, Presiden sebut Sudah Ditransfer, Tapi Tidak Digunakan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:16 WIB

BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri

Senin, 28 September 2026 - 22:43 WIB

Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif

Berita Terbaru