Soroti Anggaran Pemda, Presiden sebut Sudah Ditransfer, Tapi Tidak Digunakan

Rabu, 16 September 2026 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto.(Foto: Istimewa)

Presiden RI Prabowo Subianto.(Foto: Istimewa)

INFOMEDIA Nasional, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan, masih banyak dana Transfer ke Daerah (TKD) pasokan pemerintah pusat yang justru “mangkrak” dan gagal dikonversi menjadi pembangunan riil maupun peningkatan kualitas pelayanan publik

Pernyataan Kepala Negara ini, menyoroti tata kelola anggaran pemerintah daerah (pemda) yang dinilainya belum maksimal.

Presiden menegaskan, pemerintah pusat memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan seluruh dana alokasi negara tepat sasaran serta memberi dampak langsung bagi rakyat. Hal inilah yang mendasari peninjauan ulang terhadap tata kelola skema TKD.

Dalam acara Program Presiden Menjawab, Rabu (16/9/2026). Prabowo menegaskan, dirinya menilai, persoalan dana mengendap di perbankan hingga stagnasi akibat gejolak politik lokal, menjadi bukti belum optimalnya tata kelola keuangan daerah.

“Kadang-kadang aneh, uang oleh pemda itu tidak digunakan. Kita ada bukti. Ditaruh di bank, ada macam-macam. Atau ada konflik antara bupati sama DPR. Antara gubernur sama DPR. Jadi uang sudah kita transfer. Gak dipakai,” tegas Prabowo.

Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan esensi awal penyaluran anggaran daerah yang diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Meskipun prinsip desentralisasi memberikan ruang diskresi bagi pemda dalam menentukan prioritas belanja, Prabowo mengingatkan bahwa aspek keterukuran hasil dan transparansi tetap menjadi syarat mutlak.

Ia juga menyoroti ketimpangan antara masifnya alokasi anggaran desa dan lambatnya pemenuhan fasilitas dasar di tingkat akar rumput.

“Ini desentralisasi sudah jalan berapa? 25 tahun ya. Dana sudah kita turunkan ke tiap desa. Satu miliar. Selama 10 tahun terakhir. Transfer ke daerah sudah. Kenapa jembatan untuk di desa tidak pernah dibuat? Padahal jembatan itu hanya Rp400 juta,” pertanyakan Prabowo.

Realitas di lapangan tersebut mendorong Presiden untuk meragukan efektivitas penyaluran dana pusat ke daerah yang berjalan selama ini.

Ke depan, Prabowo menegaskan orientasi kebijakan anggaran negara harus berfokus pada capaian nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh publik. Pemerintah pusat dipastikan bakal memperketat pengawasan agar setiap alokasi APBN maupun dana transfer daerah benar-benar wujud dalam bentuk sarana fisik dan pelayanan masyarakat yang optimal.

Berita Terkait

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track
BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran
Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri
Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri
Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif
Kekayaan Rp3,19 Miliar Jadi Sorotan: Kalapas dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Buntut Temuan ‘Apartemen Mewah’ di Area Belakang Lapas Cibinong
BREAKING NEWS! Innalilahi wa Innailaihi Raji’un, Guruh Soekarno Putra Tutup Usia Hari Ini
17 Orang Kena OTT KPK di Bogor, Ada Dirjen dan Dua Kepala Kantor Pertanahan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:16 WIB

BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri

Senin, 28 September 2026 - 22:43 WIB

Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif

Berita Terbaru