17 Orang Kena OTT KPK di Bogor, Ada Dirjen dan Dua Kepala Kantor Pertanahan

Rabu, 16 September 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Operasi tangkap tangan pejabat pertanahan di kawasan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, serta sejumlah daerah lainnya pada Senin (14/9/2026).(Foto: Istimewa)

KPK Operasi tangkap tangan pejabat pertanahan di kawasan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, serta sejumlah daerah lainnya pada Senin (14/9/2026).(Foto: Istimewa)

INFOMEDIA Nasional, JAKARTA – Sebanyak 17 orang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan di kawasan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, serta sejumlah daerah lainnya pada Senin (14/9/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada awak media mengungkapkan, beberapa pejabat publik dan figur politik turut terjaring dalam penangkapan ini. Mereka di antaranya Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri; Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung; serta Kepala Kantah Tangerang Kota, Tardi.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 17 orang,” ungkap Budi.

“Di antaranya Dirjen di lingkungan Kementerian ATR/BPN, kemudian Kepala Kantah di Kabupaten Bogor, dan juga Kepala Kantah di Tangerang, serta beberapa pihak lainnya,” sambungnya.

Budi menjelaskan, selain jajaran pejabat pertanahan, politikus Partai Golkar, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, dan mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, ikut diamankan dalam operasi tersebut.

KPK menduga kuat praktik rasuah ini berkaitan dengan pengurusan dokumen Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah Bogor beserta potensi penerimaan hadiah atau janji lainnya.

“Adapun peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan proses pengurusan HGB, Hak Guna Bangunan, di wilayah Kabupaten Bogor dan juga terkait dengan adanya dugaan penerimaan-penerimaan lainnya,” jelasnya.

 

Berita Terkait

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track
BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran
Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri
Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri
Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif
Kekayaan Rp3,19 Miliar Jadi Sorotan: Kalapas dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Buntut Temuan ‘Apartemen Mewah’ di Area Belakang Lapas Cibinong
BREAKING NEWS! Innalilahi wa Innailaihi Raji’un, Guruh Soekarno Putra Tutup Usia Hari Ini
Soroti Anggaran Pemda, Presiden sebut Sudah Ditransfer, Tapi Tidak Digunakan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:16 WIB

BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri

Senin, 28 September 2026 - 22:43 WIB

Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif

Berita Terbaru