Besok! Pembangunan PSEL Kota Bekasi Diresmikan, Atasi Darurat Sampah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PSEL Bekasi.(Foto:Istimewa)

Ilustrasi PSEL Bekasi.(Foto:Istimewa)

INFOMEDIA NASIONAL KOTA BEKASI – Upaya penanganan krisis sampah nasional mulai memasuki babak baru melalui akselerasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Ground-breaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi, yang dijadwalkan berlangsung di Bantargebang, pada Rabu (26/8/2026) besok, bakal jadi percontohan nasional.

Ground-breaking diagendakan berlangsung pada pukul 09.45 WIB ini, adalah bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam penanganan krisis sampah nasional, yang mulai memasuki babak baru melalui akselerasi proyek.

Sejumlah pejabat terkait juga dijadwalkan hadir pada acara peresmian ini. Mulai dari pimpinan beberapa kementerian dan lembaga kunci, seperti Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, KSAD Maruli Simanjuntak, hingga CEO PT Danantara Investment Management.

Strategi penanganan sampah ini ditargetkan menyasar wilayah perkotaan yang bertumpukan sampah tinggi.

Pengembangan teknologi PSEL skala besar ini menjadi instrumen kunci pemerintah dalam mengurai tumpukan sampah perkotaan yang melampaui kapasitas. Melalui koordinasi strategis pemerintah, percepatan PSEL di 40 kota besar ditargetkan selesai pada 2027 hingga 2028.

Pemerintah menargetkan, pada 2027-2028, fasilitas PSEL difokuskan untuk kawasan darurat sampah yang menghasilkan volume limbah di atas 1.000 ton per hari.

Selain itu, pengelolaan sampah rumah tangga ditargetkan 20% dari pemilahan sampah organik dan anorganik langsung dari dapur pemukiman, melalui penguatan aturan daerah (Perda) dan edukasi masyarakat secara intensif.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa perbaikan regulasi ini ditargetkan mampu menyelesaikan 70 hingga 80 persen persoalan sampah nasional pada 2029.

“Targetnya 2029 masalah sampah ini selesai 70-80 persen. Melalui perbaikan regulasi Perpres, kita percepat pembangunan PSEL di kota-kota darurat sampah yang volume sampahnya di atas 1.000 ton per hari,” ujar Zulhas.

Selain pembangunan PSEL di TPA skala kota, Ia menambahkan, pemilahan dari sumber rumah tangga sangat krusial agar sampah tidak tercampur dan menyulitkan proses daur ulang.

Zulkifli juga menekankan bahwa pemilahan sampah dari sumber menjadi kunci untuk mengurangi persoalan sampah. Menurutnya, sampah yang tercampur sejak awal membuat proses pengolahan menjadi lebih sulit.

Berita Terkait

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track
BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran
Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri
Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri
Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif
Kekayaan Rp3,19 Miliar Jadi Sorotan: Kalapas dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Buntut Temuan ‘Apartemen Mewah’ di Area Belakang Lapas Cibinong
BREAKING NEWS! Innalilahi wa Innailaihi Raji’un, Guruh Soekarno Putra Tutup Usia Hari Ini
Soroti Anggaran Pemda, Presiden sebut Sudah Ditransfer, Tapi Tidak Digunakan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:16 WIB

BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri

Senin, 28 September 2026 - 22:43 WIB

Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif

Berita Terbaru