INFO MEDIA NASIONAL, Kabupaten Bekasi – Penjabat (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, meninjau langsung kerusakan jalan di Desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu pada akhir pekan kemarin. Langkah Asep ini demi memastikan percepatan penanganan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Bekasi.
Ruas jalan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bekasi lantaran lokasinya yang berada di perbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Bogor. Sebagai jalur penghubung antarwilayah yang vital, kerusakan di titik ini dinilai menghambat mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Dalam keterangannya di sela-sela peninjauan, Asep Surya Atmaja mengungkapkan bahwa kerusakan yang terjadi sudah masuk dalam kategori berat. Berdasarkan hasil pantauan, jalur sepanjang kurang lebih dua kilometer tersebut kondisinya kian memprihatinkan akibat beban kendaraan yang melampaui kapasitas.
“Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan bahwa jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer ini mengalami kerusakan cukup berat. Kondisi ini diperparah oleh tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas setiap hari,” ungkap Asep.
Mengingat peran strategis jalur tersebut sebagai akses penghubung dari Karawang menuju Cariu, Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk segera melakukan langkah konkret. Rencana perbaikan tidak hanya akan mengandalkan APBD, tetapi juga akan melibatkan sektor swasta.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi akan segera mengambil langkah konkret, termasuk mengalokasikan anggaran serta mendorong keterlibatan pihak perusahaan yang turut memanfaatkan jalur ini untuk berkontribusi dalam perbaikan melalui program tanggung jawab sosial,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan Camat Bojongmangu untuk segera mengajukan usulan tambahan anggaran. Hal ini dimaksudkan agar penanganan tidak sekadar perbaikan permukaan, melainkan juga pelebaran jalan guna menampung volume kendaraan yang terus meningkat setiap tahunnya.
Selain persoalan infrastruktur jalan, agenda peninjauan ini juga menyasar sektor pendidikan. Plt. Bupati Bekasi menaruh perhatian khusus pada kondisi SDN Bojongmangu 03. Di sini, ditemukan dua ruang kelas yang mengalami kerusakan berat sehingga tidak layak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Asep menekankan pentingnya respons cepat dari pihak sekolah dan dinas terkait agar hak siswa untuk belajar di fasilitas yang aman dapat segera terpenuhi. Ia meminta pihak sekolah segera melengkapi persyaratan administratif yang diperlukan agar proses rehabilitasi bangunan dapat masuk ke dalam prioritas percepatan anggaran.








