Pemkab Bekasi Usulkan Pembangunan Flyover dan Underpass di Perlintasan KA, Pasca Tragedi KRL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pembangunan Flyover.(Foto: Istimewa)

Ilustrasi Pembangunan Flyover.(Foto: Istimewa)

INFO MEDIA NASIONAL, Kabupaten Bekasi – Tragedi KRL ditabrak KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang menelan 16 nyawa, menjadi peringatan bagi pemerintah melakukan pembenahan.

Begitu juga Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang menyikapi insiden yang terjadi pada Senin 27 April 2026 lalu. Terlebih mengingat korban sebagian adalah warga Kabupaten Bekasi.

Melalui Dinas Perhubungan, Pemkab Bekasi mengusulkan pembangunan underpass dan flyover di sejumlah titik perlintasan kereta api kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kepala Bidang Prasarana Pengembangan dan Penerangan Jalan Umum Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Deni Hendra mengungkapkan,
langkah ini sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan.

Pembangunan flyover yang diusulkan, menurut Deni, di sejumlah titik krusial, yakni Telaga Murni, Lemahabang, serta satu titik tambahan di Kalijaya, Jalan KH Fudholi.

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang mengupayakan dibuat MoU untuk perlintasan di Telaga Murni.

“Kami sedang mendorong MoU untuk Telaga Murni, kemudian Lemahabang juga sudah kami ajukan. Termasuk satu titik tambahan di Kalijaya,” katanya, Selasa (5/4).

Pengajuan pembangunan flyover, lanjut dia, di JPL 104 yang terletak di antara Stasiun Cibitung – Stasiun Metland Telaga Murni pada ruas Jalan Telaga Asih – Wanasari.

Ia menjelaskan, titik-titik yang ditetapkan untuk dibangun flyover itu atas dasar berbagai pertimbangan. Selain lebih efisien dari sisi pembebasan lahan, pembangunan flyover juga dinilai tidak sepenuhnya mengganggu arus lalu lintas selama proses konstruksi.

“Selain pertimbangan efisiensi anggaran pembebasan lahan, pengaturan lalu lintas masih bisa dilalui. Jadi kami tidak ajukan underpass lebih memilih flyover,” jelasnya.

Sedangkan untuk pembangunan underpass, pihaknya mengusulkan dibangun di JPL 118 yang posisinya di antara Stasiun Cikarang dan Stasiun Lemahabang, pada ruas Jalan Mekarmukti–Lemahabang.

Dipilihnya underpass di lokasi tersebut menurut dia, berdasarkan kajian teknis. Sebab, jika di lokasi itu dipaksakan flyover, tiang pancang berpotensi mengganggu area Stasiun Lemahabang.

“Kalau Lemah Abang memang gambarnya sudah jadi dan pembebasan lahannya juga sudah selesai. Memang dari awalnya sudah diajukan underpas sebab kalau flyover titik tiang pancangnya bakal mengenai Stasiun Lemah Abang,” jelas Deni.

Untuk perlintasan di Kalijaya masih dalam tahap perencanaan, Deni menerangkan, masih dalam tahap perencanaan, mengingat frekuensi perjalanan kereta di wilayah tersebut cukup tinggi, bahkan bisa mencapai setiap 15 menit.

Ia menilai, layanan transportasi Commuter Line saat ini menjadi andalan warga Cikarang.

“Karena masyarakat Cikarang sangat bergantung pada Commuter Line. Selain lebih terjangkau dibandingkan LRT di Jatimulya, juga menjadi moda utama pekerja,” jelasnya.

Menurut dia, tingginya intensitas perjalanan kereta berpotensi memperparah kemacetan di perlintasan sebidang, terutama karena seringnya buka-tutup palang yang dapat terjadi setiap 30 menit atau bahkan lebih sering.

Ia menambahkan, kondisi tersebut kerap mengganggu konektivitas jalan penghubung utara–selatan di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Untuk mengatasinya, Pemkab Bekasi kembali pembangunan underpass dan flyover di titik krusial itu,” katanya.

Berita Terkait

TIM BOLA VOLI INDOOR DAN BOLA VOLI PASIR PORPROV KOTA BEKASI JALANI PEMUSATAN LATIHAN, TARGET EMAS DI PORPROV XV JAWA BARAT
Ruang Terbuka untuk Lingkungan Sehat dan Nyaman, Wali Kota Bekasi Resmikan Taman Rinjani di Harapan Jaya
Polemik Eksekusi Parkir Palabuhanratu, PT KKS Tagih Ketegasan Pemkab Sukabumi
Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Forum Investor Daily Summit 2026, Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan
Pemkot Bekasi Bongkar Bangli Tanah Apit di Atas Lahan PJT II
Pemkot Bekasi Dukung Kerja Sama Pemprov Jabar, Wali Kota: Warga Bisa Berobat di RS Jaringan Pemerintah
Nobar Kemenangan Timnas bersama Warga di Plaza Patriot Chandrabhaga Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize
Maksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi, Tri Adhianto Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:49 WIB

TIM BOLA VOLI INDOOR DAN BOLA VOLI PASIR PORPROV KOTA BEKASI JALANI PEMUSATAN LATIHAN, TARGET EMAS DI PORPROV XV JAWA BARAT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Ruang Terbuka untuk Lingkungan Sehat dan Nyaman, Wali Kota Bekasi Resmikan Taman Rinjani di Harapan Jaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Polemik Eksekusi Parkir Palabuhanratu, PT KKS Tagih Ketegasan Pemkab Sukabumi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Forum Investor Daily Summit 2026, Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Pemkot Bekasi Dukung Kerja Sama Pemprov Jabar, Wali Kota: Warga Bisa Berobat di RS Jaringan Pemerintah

Berita Terbaru