Target Canangkan 3 Juta Pohon, Wali kota Bekasi Ajak Warga Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota

Jumat, 24 April 2026 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pada kegiatan penanaman pohon di kawasan Taman Galaxy, Bekasi Selatan, Jumat (24/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bekasi)

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pada kegiatan penanaman pohon di kawasan Taman Galaxy, Bekasi Selatan, Jumat (24/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bekasi)

INFO MEDIA NASIONAL, Kota Bekasi –
Di masa kepemimpinannya selama 5 tahun, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berkomitmen mencapai target penghijauan dengan gerakan penanaman 3 juta pohon.

Demi suksesnya program penghijauan ini, Pemkot Bekasi mengedepankan partisipasi warga, melalui sumbangan pohon dan aksi kolektif di tingkat lingkungan.

Sebagai upaya memperkuat komitmen tersebut, tercermin pada langkah kongkrit, yang terlihat dalam kegiatan penanaman pohon di kawasan Taman Galaxy, Bekasi Selatan, Jumat (24/4/2026).

Penanaman pohon bertema “Hijaukan Bumi, Sejuta Manfaat bagi Alam” itu diinisiasi Jemaat Gereja Katolik Paroki St. Bartolomeus, dan menjadi contoh nyata kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam merespons isu perubahan iklim dan degradasi lingkungan perkotaan.

Tri Adhianto yang hadir langsung memimpin penanaman pohon, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan ikhtiar jangka panjang untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup di kota yang terus berkembang pesat.

“Penanaman pohon bukan cuma kegiatan seremonial, tetapi investasi ekologis untuk masa depan Kota Bekasi. Kita ingin memastikan bahwa pembangunan kota berjalan seimbang dengan keberlanjutan lingkungan,” ujar Tri.

Target 3 juta pohon, lanjut Tri, akan dicapai secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas keagamaan, sekolah, pelaku usaha, hingga warga di tingkat RT/RW. Skema sumbangan pohon dari masyarakat menjadi salah satu strategi untuk memperluas jangkauan gerakan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap ruang hijau kota.

Namun demikian, Pemkot Bekasi menyadari tantangan besar yang dihadapi, terutama pada musim kemarau yang berpotensi menghambat tingkat keberhasilan tumbuh tanaman. Untuk itu, strategi perawatan menjadi perhatian utama, termasuk penyediaan sumber air alternatif.

Wali Kota juga mendorong setiap lingkungan untuk membangun sumur resapan. Selain menjaga ketersediaan air tanah, infrastruktur ini dinilai mampu meningkatkan daya tahan pohon yang ditanam sekaligus mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

“Kita tidak hanya menanam, tapi memastikan pohon ini tumbuh dan memberi manfaat. Sumur resapan menjadi solusi sederhana namun berdampak besar untuk menjaga siklus air dan keberlangsungan ruang hijau,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Romo Kepala Paroki Leonardus Pieter Pungki Setiawan, Camat Rawalumbu Sri Susilawati, Lurah Bojong Menteng Kodriana, serta perwakilan organisasi masyarakat dan warga setempat.

Penanaman pohon dilakukan secara simbolis oleh para undangan, kemudian dilanjutkan oleh warga dengan menanam berbagai jenis pohon yang telah disiapkan. Selain memperbaiki kualitas udara dan mengurangi polusi, keberadaan pohon diharapkan mampu menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk di tengah kepadatan kota.

Lebih dari itu, gerakan ini juga menjadi sarana edukasi publik tentang pentingnya peran kolektif dalam menjaga bumi. Pemerintah Kota Bekasi berharap, model kolaborasi seperti ini dapat direplikasi di berbagai wilayah lain sehingga gerakan penghijauan menjadi budaya bersama.

Dengan pendekatan yang partisipatif, terukur, dan berkelanjutan, Bekasi menempatkan penghijauan sebagai fondasi penting dalam membangun kota yang tangguh menghadapi perubahan iklim di masa depan.

Berita Terkait

Dekopinda Kota Bekasi Periode 2025–2030 Dilantik, Wali Kota harap Penguatan Koperasi Merah Putih Jadi Prioritas
Hadiri Doa Bersama Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur, Wali Kota Bekasi Pastikan Semua Korban Dapatkan Haknya
Wali Kota Bekasi Resmi Buka Layanan Kesehatan Gratis, 2.500 Perempuan Ikuti Skrining USG Payudara, CKG, dan HPV DNA Gratis
Perkuat Penghijauan, Wali Kota Bekasi Tandatangani Kerja Sama dengan Kementerian Kehutanan
Bersama Kejari, Tri Adhianto Sepakat Tegaskan Komitmen Transparansi SPMB di Kota Bekasi
Galian Kabel di Jatiasih Tak Berizin Picu Kemacetan, Walikota Bekasi beri Teguran Keras
Tri Adhianto Resmikan Perbaikan Jalan Raya Pekayon, Wujud Komitmen Berikan Kenyamanan Masyarakat
Wali Kota Bekasi: Aksi Solidaritas untuk Palestina Harus Diiringi Aksi Nyata dan Terukur
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:05 WIB

Dekopinda Kota Bekasi Periode 2025–2030 Dilantik, Wali Kota harap Penguatan Koperasi Merah Putih Jadi Prioritas

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:47 WIB

Hadiri Doa Bersama Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur, Wali Kota Bekasi Pastikan Semua Korban Dapatkan Haknya

Senin, 4 Mei 2026 - 21:25 WIB

Wali Kota Bekasi Resmi Buka Layanan Kesehatan Gratis, 2.500 Perempuan Ikuti Skrining USG Payudara, CKG, dan HPV DNA Gratis

Senin, 4 Mei 2026 - 13:42 WIB

Perkuat Penghijauan, Wali Kota Bekasi Tandatangani Kerja Sama dengan Kementerian Kehutanan

Senin, 4 Mei 2026 - 13:22 WIB

Bersama Kejari, Tri Adhianto Sepakat Tegaskan Komitmen Transparansi SPMB di Kota Bekasi

Berita Terbaru