Warga Teluk Pucung Bekasi Utara Meminta Difasilitasi Oleh Negara Untuk Pulang Dari Negara Maroko

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO MEDIA Nasional, Bekasi Utara – Warga Kelurahan Teluk Pucung, Kota Bekasi, Lely Lydia (33), tak bisa pulang dari Maroko. Ia memohon pemerintah memfasilitasi kepulangannya ke Indonesia.

Lely, yang awalnya bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART), sudah tiga minggu berada di Shelter Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Maroko. Ia memastikan kondisinya dalam keadaan aman di Kedubes RI. Namun, ia sangat ingin kembali berkumpul dengan keluarga, terutama anaknya yang masih balita.

“Saya sekarang di Shelter Kedubes Indonesia, karena saya waktu itu kabur dari agen saya,” katanya, Minggu (8/3).

Lely berangkat ke Maroko pada pertengahan Januari lalu. Awalnya, lowongan kerja yang ia dapat di media sosial menawarkan posisi pengasuh dengan gaji lebih dari Rp8 juta. Namun setibanya di sana, ia harus mengerjakan seluruh pekerjaan rumah.

Ia mulai merasa tidak nyaman saat menerima kekerasan verbal serta ditoyor kepalanya oleh majikan yang pertama. Hampir sebulan bekerja, gajinya pun tidak utuh karena dipotong agen penyalur.

Lepas dari tempat pertama bekerja sebagai ART, ia disalurkan ke tempat kerja baru. Hanya satu hari, setelahnya ia dikembalikan ke agen oleh majikan barunya.

Lely merasa tertekan saat agen penyalur menghubungi keluarganya meminta sejumlah uang serta melontarkan kata-kata kasar. Akhirnya, Lely memutuskan kabur ke Kedubes RI setelah dihubungi kakaknya di Bekasi.

“Di situ saya mulai terancam, agen sudah menelfon keluarga saya untuk minta uang, untuk tiket pulang, pokoknya diintimidasi dengan kata-kata yang menyakiti,” ucapnya.

Saat ini Lely belum mendapat kepastian pulang. Agen penyalur terkesan menghindar saat dihubungi, sementara kondisi keluarganya tidak memungkinkan untuk membekukan tiket pulang ke Indonesia.

“Sudah ditelpon agennya, cuma agennya itu kaya kabur-kaburan nggak mau bayar tiket, sedangkan ini kan sudah tiga minggu. Keluarga juga terus terang kan ekonomi tidak mampu jadi kita tidak bisa, tiket harganya itu hampir Rp11 juta,” ungkapnya.

Lely berharap pemerintah dapat membantu kepulangannya ke Indonesia agar bisa kembali berkumpul dengan anak dan keluarganya. Di Bekasi, Lely bersama orangtuanya tinggal di rumah kakaknya di Teluk Pucung.

“Saya berharap pemerintah bisa membantu rakyat Indonesia yang jauh di negeri orang,” tambahnya.

Kemarin, Lely telah berupaya berkomunikasi dengan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi. Langkah ini terinspirasi dari pemberitaan pemulangan warga Kota Bekasi dari Kamboja pada 2025. (Rdr-Imn)

Berita Terkait

Walimatussafar ASN Kota Bekasi, Doa Bersama Kelancaran Ibadah Haji
Pemkab Bekasi Usulkan Pembangunan Flyover dan Underpass di Perlintasan KA, Pasca Tragedi KRL
Viral! Guru SMKN 2 Garut Cukur Paksa Rambut Siswi Berhijab, Ini Kata KPAI
Wali Kota Bekasi Berangkat ke Tanah Suci, Roda Pemerintahan Sementara Diserahkan ke Harris Bobihoe
Warga Jabodetabek Diimbau Waspada, BMKG Perkirakan Hari Ini Guyuran Hujan Siang hingga Sore
Tembus Angka 84,43, Peringkat Kedua Se Jabar, IPM Kota Bekasi Terus Meningkat
Wakil Wali Kota Bekasi Buka Seminar Nasional, Sinergi Wujudkan Pendidikan Bermutu
Wakil Wali Kota Bekasi Harap O2SN Mampu Bangun Karakter Siswa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:01 WIB

Walimatussafar ASN Kota Bekasi, Doa Bersama Kelancaran Ibadah Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:26 WIB

Pemkab Bekasi Usulkan Pembangunan Flyover dan Underpass di Perlintasan KA, Pasca Tragedi KRL

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:27 WIB

Viral! Guru SMKN 2 Garut Cukur Paksa Rambut Siswi Berhijab, Ini Kata KPAI

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:27 WIB

Wali Kota Bekasi Berangkat ke Tanah Suci, Roda Pemerintahan Sementara Diserahkan ke Harris Bobihoe

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:56 WIB

Tembus Angka 84,43, Peringkat Kedua Se Jabar, IPM Kota Bekasi Terus Meningkat

Berita Terbaru