INFO MEDIA NASIONAL Jakarta – Tak lama lagi, akan memasuki musim keberangkatan para jamaah haji tahun 2026.
Para jamaah haji biasanya lebih banyak yang mencapai usia senja, bahkan lansia. Hal ini mengingat lamanya masa tunggu hingga belasan tahun sejak melakukan pendaftaran, membuat saat keberangkatan usia pun sudah lanjut.
Saat mempersiapkan ibadah, ada tantangan nyata yang tidak bisa diabaikan, yakni kekuatan fisik.
Dilansir dari situs Disway, ibadah haji bukan hanya soal niat dan kesiapan batin, tapi juga soal seberapa kuat tubuh bertahan dalam ritme aktivitas yang padat dan melelahkan.
Bagi jamaah lansia, penyesuaian fisik tidak bisa instan. Butuh proses, butuh kebiasaan, dan tentu saja butuh kesadaran bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari ikhtiar ibadah itu sendiri.
Menjaga stamina sejak awal bagi jamaah lansia adalah bagian penting dari ikhtiar agar setiap langkah ibadah bisa dijalani dengan tenang, nyaman, dan penuh makna
Berikut tips yang perlu mulai diperhatikan agar tubuh tidak “kaget” saat menjalani rangkaian ibadah nanti, dan bisa dilakukan sejak sekarang.
1. Rutin Bergerak, Tidak Harus Olahraga Berat
Lembaga kesehatan seperti CDC merekomendasikan lansia tetap aktif secara fisik. Idealnya, 150 menit aktivitas ringan hingga sedang per minggu. Seperti, jalan kaki atau aktivitas harian.
Aktivitas ini membantu menjaga kekuatan otot, keseimbangan, dan daya tahan tubuh.
2. Perbanyak Minum, Jangan Tunggu Haus
Masalah terbesar pada lansia adalah berkurangnya rasa haus. Padahal, dehidrasi bisa memicu kelelahan hingga gangguan kesehatan serius.
Studi menunjukkan banyak lansia tidak memenuhi kebutuhan cairan harian, sehingga dianjurkan minum secara teratur sepanjang hari, bukan hanya saat merasa haus.
3. Latih Tubuh Menghadapi Cuaca Panas
Kelembapan udara dan suhu di Tanah Suci masuk kategori ekstrem. Penelitian menunjukkan tubuh lansia lebih sulit mengatur suhu dan menyimpan panas lebih banyak dibanding usia muda.
Karena itu, penting mulai beradaptasi, misalnya dengan aktivitas ringan di luar ruangan secara bertahap.
Aktifitas fisik perlu dilatih setiap hari agar tubuh terbiasa dengan ritme aktif.
4. Jaga Asupan Makanan yang Mendukung Stamina
Selain minuman, makanan juga berperan besar. Buah, sayur, dan makanan berair tinggi bisa membantu menjaga hidrasi tubuh.
Nutrisi yang cukup akan membantu menjaga energi dan mencegah kelelahan saat menjalani rangkaian ibadah.
5. Biasakan Pola Minum Sebelum, Saat, dan Setelah Aktivitas
Dalam aktivitas fisik, lansia dianjurkan minum sebelum, selama, dan setelah bergerak untuk menjaga keseimbangan cairan.
Bahkan dalam kondisi tertentu, minuman dengan tambahan elektrolit bisa membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.
Tips-tips ini terlihat sederhana, tapi dampaknya besar jika dilakukan secara konsisten.








