Viral Warga Kalbar Pinjam KDM Bangun Jalan, Wagub Krisantus Tantang Cium Lutut Gubernur Jabar

Minggu, 12 April 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.(Foto: Istimewa)

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.(Foto: Istimewa)

INFO MEDIA NASIONAL Jakarta – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan minta maaf bilamana pembangunan yang dilakukan di Jawa Barat dibandingkan dengan daerah lain.

Ungkapnya gubernur yang biasa disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) ini, merespon tantangan yang dilontarkan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), berkaitan dengan permintaan warga Kalbar yang akan meminjam Dedi Mulyadi selama tiga bulan.

“Terima kasih atas tantangannya, mohon maaf saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa Barat tidak ada maksud diperbandingkan dengan daerah lain,” kata KDM.

Dedi Mulyadi merasa memahami bahwa setiap daerah memiliki masalah berbeda-beda.

“Kami juga memahami setiap daerah punya tantangannya sendiri-sendiri. Dan persoalan fiskal kami juga memahami betapa beratnya daerah dengan luas seluas Kalimantan Barat dengan keterbatasan fiskal,” katanya.

Ia menyampaikan permintaan maaf jika kemajuan di Jawa Barat justru menyinggung daerah lain.

“Saya juga mohon maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain. Semoga kita bisa bersama-sama melayani masyarakat dengan baik dan semoga ke depan daerah-daerah tumbuh kemampuan fiskalnya sehingga dana bagi hasilnya bisa mengalir ke daerah penghasil,” kata Dedi Mulyadi.

Dilansir dari salah satu media nasional, beredar di media sosial video menayangkan warga Kalbar yang membandingkan jalan di Kalbar dengan Jabar. Bahkan warga Kalbar ingin meminjam KDM untuk memperbaiki jalan rusak di kawasan Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.

Merespon hal tersebut, Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan, secara tegas menyatakan kondisi Kalbar tidak bisa dibandingkan dengan Jabar.

Wagub menyampaikan hal tersebut di depan para Musrenbang, beberapa waktu lalu.

Krisantus menilai, dari luas wilayah pun, Kalimantan Barat sudah jauh berbeda.

“Saya tegaskan Kalimantan Barat tidak bisa dibanding dengan Provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat itu luasnya cuma 43 kilometer persegi, APBD-nya Rp 31 triliiun,” katanya.

Sedangkan, lanjut dia, luas Kalbar 1,11 kali lebih besar dari Pulau Jawa.

“Provinsi Kalimantan Barat 1,11 kali pulau jawa. 171 ribu kilimeter persegi itu luas Kalimantan Barat,” katanya.

Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dimiliki Kalbar hanya Rp 6 triliun.

“APBD-nya Rp 6 triliun lebih. Ada yang mau minjam Dedi Mulyadi 3 bulan,” katanya.

Dikesempatan itu, Krisantus secara lantang menantang Dedi Mulyadi bertukar posisi menjadi Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

“Suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalimantan Barat. Ayo bertukar kita. Saya mau lihat,” katanya.

Ia menantang KDM mengelola APBD Rp 6 triliun untuk wilayah seluas 171 ribu kilometer persegi.

Jika Dedi bisa melaksanakannya, Krisantus bakal mencium lutut KDM.

“Pakai duit Rp 6 triliun bangun Kalimantan Barat. Hayo kalau dia bisa, ku cium lututnya,” katanya.

Kalbar, Krisantus menambahkan, tidak bisa dibandingkan dengan Jabar, karena kekuatan fiskalnya berbeda.

“Jadi jangan dibandingkan. Kekuatan fiskal kita berbeda,” tutupnya

 

Berita Terkait

DLH Kota Bekasi Kembali Laporkan Dugaan Pencemaran Kali Bekasi ke KLH/BPLH
Simbolis, Wali Kota Bekasi Serahkan Penganugerahan Pramuka Garuda kepada 277 Siswa di Tiga Kecamatan
Sekda Kota Bekasi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif
Wali Kota Bekasi Serahkan Simbolis Penganugerahan Pramuka Garuda kepada 277 Siswa di Tiga Kecamatan
Apel Pagi Jadi Momentum Apresiasi, Tri Adhianto Bangga Generasi Muda Kota Bekasi Berprestasi hingga Internasional – Sukses di MCE Malaysia hingga Ajang Mojang Jaka, Walikota Bekasi Apresiasi Anak Bekasi Berprestasi di Panggung Internasional
Wali Kota Bekasi Kukuhkan FKUB 2026-2031, Dorong Aksi Nyata Toleransi hingga Tingkat Wilayah Targetkan Naik Peringkat Kota Toleransi, Tri Adhianto Kukuhkan FKUB 2026-2031 , Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengukuhkan kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi masa bakti 2026-2031 dalam apel pagi yang digelar hari ini.
KDM Titip Pesan ke Wali Kota Bekasi, Apresiasi ASN Pertahankan Kultur Indonesia Lewat PNBK Apreasiasi Gelaran PNBK Jilid 3, KDM Titip Pesan Ini Ke Warga Kota Bekasi.
Ketua TP PKK Kota Bekasi Buka Pelatihan Terjemah Al-Qur’an Metode Yatsir, Dorong Syiar Al-Qur’an hingga ke Seluruh Kecamatan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

DLH Kota Bekasi Kembali Laporkan Dugaan Pencemaran Kali Bekasi ke KLH/BPLH

Rabu, 2 September 2026 - 10:35 WIB

Simbolis, Wali Kota Bekasi Serahkan Penganugerahan Pramuka Garuda kepada 277 Siswa di Tiga Kecamatan

Rabu, 2 September 2026 - 10:03 WIB

Sekda Kota Bekasi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

Selasa, 1 September 2026 - 23:23 WIB

Wali Kota Bekasi Serahkan Simbolis Penganugerahan Pramuka Garuda kepada 277 Siswa di Tiga Kecamatan

Selasa, 1 September 2026 - 23:20 WIB

Apel Pagi Jadi Momentum Apresiasi, Tri Adhianto Bangga Generasi Muda Kota Bekasi Berprestasi hingga Internasional – Sukses di MCE Malaysia hingga Ajang Mojang Jaka, Walikota Bekasi Apresiasi Anak Bekasi Berprestasi di Panggung Internasional

Berita Terbaru