Dipadati Penari, Tari Kolosal Ronggeng Nyentrik Guncang CFD Kota Bekasi Meriahkan Hari Tari Sedunia

Minggu, 26 April 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan penari, memadati area Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (26/4/2026) pagi.(Foto: Humas Pemkot Bekasi)

Ribuan penari, memadati area Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (26/4/2026) pagi.(Foto: Humas Pemkot Bekasi)

INFO MEDIA NASIONAL, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tak ketinggalan turut merayakan Hari Tari Sedunia. Momen tersebut dimanfaatkan Kota Bekasi dengan menampilkan ribuan penari, yang memadati area Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (26/4/2026) pagi.

CFD di Minggu pagi tersebut dipenuhi lautan penari yang menguasai ruang publik. Ribuan penari dari berbagai komunitas dan kalangan tampil dalam pertunjukan tari kolosal yang memukau, menjadikan CFD tak sekadar ajang olahraga, tetapi juga panggung budaya berskala besar.

Penampilan ronggeng nyentrik tampak memukau dan menjadi pusat perhatian. Gerakan yang enerjik dan penuh karakter membuat warga yang hadir terpukau, bahkan rela berhenti beraktivitas untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe turut hadir di tengah keramaian, memberikan dukungan langsung kepada para penari.

“CFD hari ini kita isi dengan energi budaya. Ini bukti bahwa Bekasi tidak hanya hidup secara fisik, tetapi juga kaya secara budaya,” ujar Tri Adhianto.

Ia sebutkan bahwa ronggeng nyentrik merupakan warisan budaya yang akan terus digali dan dikembangkan. Pemerintah Kota Bekasi pun berkomitmen menghadirkan ruang pelestarian seperti perpustakaan dan museum budaya sebagai bagian dari penguatan identitas daerah.

Antusiasme warga terlihat begitu tinggi. Kawasan CFD berubah menjadi lautan manusia yang larut dalam irama tari, menciptakan suasana yang semarak sekaligus membanggakan.

Tri Adhianto katakan bahwa budaya mampu menghidupkan ruang publik, mempererat kebersamaan, sekaligus menjadi identitas kuat bagi Kota Bekasi sebagai kota yang terus bergerak dan berkembang.

Berita Terkait

Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni, Wali Kota Bekasi: Perkuat Identitas Budaya
Tinjau Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Jatiasih, Wali Kota Bekasi Gercep Bantu Perbaikan
Tidak Semua Jenis Sampah Boleh Masuk di TPST Bantargebang
Tindaklanjuti Arahan Gubernur Jabar, Tri Adhianto Wajibkan Penjaga Perlintasan Ampera-Bulakapal Harus Petugas Resmi
Tragedi KA Argo Bromo Anggrek: Hantam Avanza di Perlintasan Grobogan Jateng, Tewaskan 4 Orang
Wakil Wali Kota Bekasi: Pengurus Baru LPP HMI Bekasi 2026 Harus Amanah dan Inovatif
Tinjau Korban Kebakaran di Bojong Rawalumbu Bekasi, Harris Bobihoe: Wujud Perlindungan Pemerintah terhadap Warga
Pemkot Bekasi Dorong Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri melalui Workshop Sosialisasi P3DN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:49 WIB

Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni, Wali Kota Bekasi: Perkuat Identitas Budaya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:37 WIB

Tinjau Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Jatiasih, Wali Kota Bekasi Gercep Bantu Perbaikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

Tidak Semua Jenis Sampah Boleh Masuk di TPST Bantargebang

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:00 WIB

Tindaklanjuti Arahan Gubernur Jabar, Tri Adhianto Wajibkan Penjaga Perlintasan Ampera-Bulakapal Harus Petugas Resmi

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:50 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi: Pengurus Baru LPP HMI Bekasi 2026 Harus Amanah dan Inovatif

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Jenis Sampah Boleh Masuk di TPST Bantargebang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB