21 Tahun GOW Kota Bekasi, Dorong Semangat Wanita Majukan Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua GOW Kota Bekasi, Hj Tati Arianingsih pada HUT ke 21 GOW Kota Bekasi. (Foto: Doc Redaksi)

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua GOW Kota Bekasi, Hj Tati Arianingsih pada HUT ke 21 GOW Kota Bekasi. (Foto: Doc Redaksi)

INFO MEDIA Kota Bekasi – Hari ini Jumat (10/4/2026), Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bekasi mencapai usianya yang ke 21 tahun. Organisasi yang menaungi 45 organisasi wanita se-Kota Bekasi tersebut merayakan momen HUT nya bersamaan dengan kegiatan halal bihalal, sekaligus memperingati Hari Kartini.

Kegiatan diwarnai pemotongan tumpeng HUT GOW itu berlangsung di Gedung Nonon Sontani, Komplek Pemkot Bekasi.

Acara dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Ridwan, Dandim 0507 Kota Bekasi, Ketua MUI Kota Bekasi, Syafuddin Siroj, dan perwakilan dari 45 organisasi wanita se-Kota Bekasi.

HUT GOW Kota Bekasi tahun ini mengambil thema Perempuan Berdaya, Organisasi Kuat, Indonesia Maju.

Mengawali sambutannya, Ketua GOW, Kota Bekasi, Hj Tati Arianingsih S Sos, M Pd menyampaikan rasa syukurnya kepada para undangan yang menyempatkan hadir, serta para panitia HUT GOW yang telah berjuang demi kesuksesan acara ini.

Ketua GOW Kota Bekasi Hj Tati Arianingsih S Sos M Pd memotong tumpeng HUT GOW Kota Bekasi ke 21. (Foto: Doc Redaksi)

“Semoga acara kita pada hari ini berjalan dengan baik dan memberi arti serta manfaat kemajuan khususnya terhadap kaum ibu yang bergabung dengan Gabungan Organisasi Wanita Kota Bekasi, dan masyarakat Kota Bekasi pada umumnya,” kata Hj Tati..

Terkait peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April nanti, Hj Tati mengatakan, bahwa dari segala aspek kehidupan, peringatan Hari Kartini diharapkan dapat memberi inspirasi besar bagi kemajuan GOW Kota Bekasi.

“GOW Kota Bekasi diharapkan dapat meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam perjuangan tanpa mengenal lelah, untuk mengangkat harkat, derajat kaum wanita Indonesia untuk berjuang. Alhamdulillah, berkat Raden Ajeng Kartini, hingga saat ini harkat dan martabat kaum perempuan terangkat,” papar Hj Tati

Ia melanjutkan, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi yang mandiri, GOW bekerjasama dengan pemerintahan Kota Bekasi dan lembaga-lembaga terkait. Maka diyakini mampu menunjukkan peran wanita Kota Bekasi menuju Indonesia emas yang akan datang.

Hj Tatik juga mengajak para anggota, agar terus meningkatkan semangat dalam berorganisasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita sebagai kaum perempuan, tak boleh terkalahkan dan bahkan kita sebagai wanita Kota Bekasi,
seorang organisatoris yang tergabung dengan GOW, jangan lemah.Tetap kita melakukan kegiatan-kegiatan, aktivitas yang baik. Di dalam rumah kita secara internal maupun eksternal di luar rumah kita.

Sementara Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasinya terhadap GOW, yang sudah dewasa diusia 21 tahun ini. Harris mengakui, GOW semakin dewasa semakin solid.

“Perjalanan panjang selama 21 tahun ini merupakan bukti nyata konsistensi GOW dalam memperjuangkan representasi perempuan, dan menjadi mitra strategis pemerintah,” kata Harris.

Ia menjelaskan, bahwa tema HUT GOW tahun ini menekankan pada
Perempuan Berdaya Organisasi Kuat Indonesia Maju.

“Ini adalah panggilan bagi kita semua
untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Tidak hanya di ranah domestik,
tapi juga kontribusi sosial ekonomi.
diusia GOW 21 tahun ini, kami ingin menyampaikan beberapa hal.
Pertama, mari kita memperkuat tali silaturahmi dan persatuan,” jelasnya.

Kedua, lanjut Harris, meningkatkan kemandirian.

“Melalui pelbagai kegiatan seperti seminar atau bakti sosial,
diharapkan anggota GOW menjadi
penggerak ekonomi keluarga,” ucapnya.

Pemkot Bekasi, kata Harris, ingin terus meningkatkan basis-basis ekonomi dari bawah.

” Karena itu diharapkan GOW dapat terus membantu masyarakat
dan tentunya organisasi sendiri
untuk terus meningkatkan kemampuan meningkatkan ketahanan ekonomi di garis bawah,” tutup Harris.

Berita Terkait

Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni, Wali Kota Bekasi: Perkuat Identitas Budaya
Tinjau Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Jatiasih, Wali Kota Bekasi Gercep Bantu Perbaikan
Tidak Semua Jenis Sampah Boleh Masuk di TPST Bantargebang
Tindaklanjuti Arahan Gubernur Jabar, Tri Adhianto Wajibkan Penjaga Perlintasan Ampera-Bulakapal Harus Petugas Resmi
Tragedi KA Argo Bromo Anggrek: Hantam Avanza di Perlintasan Grobogan Jateng, Tewaskan 4 Orang
Wakil Wali Kota Bekasi: Pengurus Baru LPP HMI Bekasi 2026 Harus Amanah dan Inovatif
Tinjau Korban Kebakaran di Bojong Rawalumbu Bekasi, Harris Bobihoe: Wujud Perlindungan Pemerintah terhadap Warga
Pemkot Bekasi Dorong Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri melalui Workshop Sosialisasi P3DN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:49 WIB

Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni, Wali Kota Bekasi: Perkuat Identitas Budaya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:37 WIB

Tinjau Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Jatiasih, Wali Kota Bekasi Gercep Bantu Perbaikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

Tidak Semua Jenis Sampah Boleh Masuk di TPST Bantargebang

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:00 WIB

Tindaklanjuti Arahan Gubernur Jabar, Tri Adhianto Wajibkan Penjaga Perlintasan Ampera-Bulakapal Harus Petugas Resmi

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:50 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi: Pengurus Baru LPP HMI Bekasi 2026 Harus Amanah dan Inovatif

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Jenis Sampah Boleh Masuk di TPST Bantargebang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB