INFO MEDIA NASIONAL Kota Bekasi –
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) bertujuan untuk menyelaraskan program prioritas pemerintah dengan aspirasi masyarakat. Forum ini merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Demikian antara lain laporan yang disampaikan Kepala Bapperida Kota Bekasi, Dr. Dicky Irawan pada kegiatan Musrenbang RKPD yang digelar oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bekasi ini berlangsung di Aula Nonon Sonthanie pada Kamis (16/4).
“Melalui forum ini diharapkan terwujud perencanaan pembangunan yang partisipatif, terintegrasi, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat Kota Bekasi,” ujarnya.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang hadir di forum itu menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyebut bahwa berbagai persoalan, seperti banjir, tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja.

“Permasalahan seperti banjir membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya dalam menjaga dan menata lingkungan di bantaran sungai Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah juga terus diperkuat dalam penanganannya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, legislatif, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan, termasuk dalam pengelolaan lingkungan, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia juga mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan melalui inovasi dan riset yang aplikatif, serta membuka peluang kerja sama strategis, termasuk kerja sama internasional dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja.
“Kita harus mampu memfasilitasi dan memotivasi generasi muda agar memiliki keterampilan dan kesiapan kerja. Peluang kerja sama, termasuk dengan pihak luar negeri, harus dimanfaatkan secara optimal,” tambahnya.
Selain itu, Wali Kota menegaskan pentingnya perubahan pola kerja birokrasi yang berorientasi pada hasil (outcome) dan keberlanjutan program.
“Pembangunan harus direncanakan secara matang dan berorientasi pada outcome, bukan sekadar output. Kolaborasi dan sinergi harus terus diperkuat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 juga diisi dengan pemaparan materi, sesi penyampaian aspirasi peserta, serta penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Kota Bekasi.
Melalui Musrenbang ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat terus bersinergi dalam mewujudkan Kota Bekasi dengan visi misi nya.








