Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Presiden Prabowo: Langkah Besar Menuju Kemandirian Energi

Jumat, 10 April 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto membuka pabrik kendaraan listrik 
milik PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Magelang Jawa Tengah.(Foto: Istimewa)

Presiden RI Prabowo Subianto membuka pabrik kendaraan listrik milik PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Magelang Jawa Tengah.(Foto: Istimewa)

INFO MEDIA Nasional , Kota Bekasi – Fasilitas perakitan kendaraan listrik komersial di Kabupaten Magelang Jawa Tengah resmi dibuka. Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi membuka pabrik kendaraan listrik
milik PT VKTR Sakti Industries (VKTS) tersebut.

Bukan sekadar seremoni, hadirnya pabrik ini selain simbol penguatan industri hijau tanah air, sekaligus juga percepatan transisi menuju energi bersih.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo memberikan apresiasi khusus bagi Pemerintah Daerah di Jawa Tengah yang telah menunjukkan komitmen nyata dengan memesan puluhan unit bus listrik.

Dalam sambutannya Presiden menegaskan bahwa kiprah VKTR merupakan pilar krusial bagi industrialisasi nasional, khususnya pada sektor transportasi dan energi.

Presiden berharap langkah Jawa Tengah ini menjadi pemantik bagi daerah-daerah lain untuk mulai beralih ke produk buatan anak bangsa.

“Kita harapkan dari pemerintah daerah lain juga akan bersikap dan membeli produk bangsa kita sendiri, produk Tanah Air,” tegas Presiden.

Di sisi lain, Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas, Anindya Bakrie, memaparkan fasilitas-fasilitas di Magelang yang memiliki kemampuan produksi yang impresif.

Anindya menjelaskan, untuk kapasitas awal, ada 3.000 unit bus dan truk listrik per tahun, dengan target ekspansi hingga 10.000 unit per tahun di masa depan.

Mengingat populasi bus nasional yang mencapai 280 ribu unit dan truk sekitar 6,5 juta unit, potensi pasar ini sangat masif.

Lebih dari sekadar bisnis, elektrifikasi kendaraan komersial diprediksi akan menjadi penyelamat anggaran negara.

Anindya menjelaskan bahwa jika seluruh armada bus dan truk di Indonesia beralih ke tenaga listrik, negara berpotensi menghemat anggaran hingga USD 5 miliar setiap tahunnya melalui pengurangan beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Berita Terkait

10 Jenazah Korban Tabrakan KRL Bekasi Timur Teridentifikasi di RS Polri Jakarta, Perempuan Semua
Sambut Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA Bekasi Timur di RSUD, Tri Adhianto: Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat
Benahi Program MBG, BGN Suspend 1.780 SPPG Tak Kantongi IPAL
Batasi Jabatan hingga Syarat Kaderisasi, KPK Usul Capres Harus Kader Partai
Disaksikan Menko Pangan, Wali Kota Bekasi Tandatangani PKS Perjanjian PSEL 
Pemerintah bakal Kelola Kas Masjid, Kemenag: Itu Hoax!
Indonesia Darurat Sampah, Menteri LH: Volume Sampah Tidak Seimbang dengan Kapasitas Kelola
Dihadapan Ketua DPRD Seluruh Indonesia, Presiden: Saya Bicara Dari Hati ke Hati sebagai Anak Bangsa
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

10 Jenazah Korban Tabrakan KRL Bekasi Timur Teridentifikasi di RS Polri Jakarta, Perempuan Semua

Selasa, 28 April 2026 - 13:33 WIB

Sambut Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA Bekasi Timur di RSUD, Tri Adhianto: Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat

Jumat, 24 April 2026 - 15:04 WIB

Benahi Program MBG, BGN Suspend 1.780 SPPG Tak Kantongi IPAL

Kamis, 23 April 2026 - 21:33 WIB

Batasi Jabatan hingga Syarat Kaderisasi, KPK Usul Capres Harus Kader Partai

Rabu, 22 April 2026 - 09:39 WIB

Disaksikan Menko Pangan, Wali Kota Bekasi Tandatangani PKS Perjanjian PSEL 

Berita Terbaru