Wali Kota Bekasi: TMMD 2026, Kolaborasi Dorong Percepatan Pembangunan untuk Masyarakat

Rabu, 22 April 2026 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto pada pembukaan program TMMD ke-128 tahun anggaran 2026, di Lapangan Eraska, Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Rabu (22/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bekasi)

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto pada pembukaan program TMMD ke-128 tahun anggaran 2026, di Lapangan Eraska, Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Rabu (22/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bekasi)

INFO MEDIA NASIONAL, Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar dampak sosial yang lebih luas.

Tri Adhianto menegaskan hal tersebut dalam arahannya pada pembukaan program TMMD ke-128 tahun anggaran 2026, di Lapangan Eraska, Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Rabu (22/4/2026).

“TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau fasilitas, tetapi bagaimana gotong royong ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tri.

Program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” ini, menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan berbasis kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Tri menjelaskan, kekuatan utama program ini terletak pada sinergi lintas pihak. Ia menilai, pembangunan yang berkelanjutan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus melibatkan seluruh elemen, termasuk masyarakat.

“Kolaborasi ini penting. TNI, pemerintah, dan warga harus bergerak bersama agar pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran,” katanya.

Pada pelaksanaan TMMD ke-128, fokus kegiatan berada di wilayah Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna. Sejumlah pembangunan fisik seperti perbaikan jalan lingkungan dan fasilitas umum menjadi prioritas.

Di sisi lain, kegiatan non-fisik juga digencarkan, mulai dari penyuluhan, pelayanan kesehatan, hingga edukasi masyarakat.

Pemkot Bekasi berharap, kombinasi program fisik dan non-fisik ini mampu memberikan dampak jangka panjang, sekaligus memperkuat kualitas hidup masyarakat di tingkat wilayah.

Melalui TMMD, pemerintah ingin memastikan pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga terasa dalam kehidupan sehari-hari warga.

Berita Terkait

Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni, Wali Kota Bekasi: Perkuat Identitas Budaya
Tinjau Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Jatiasih, Wali Kota Bekasi Gercep Bantu Perbaikan
Tidak Semua Jenis Sampah Boleh Masuk di TPST Bantargebang
Tindaklanjuti Arahan Gubernur Jabar, Tri Adhianto Wajibkan Penjaga Perlintasan Ampera-Bulakapal Harus Petugas Resmi
Tragedi KA Argo Bromo Anggrek: Hantam Avanza di Perlintasan Grobogan Jateng, Tewaskan 4 Orang
Wakil Wali Kota Bekasi: Pengurus Baru LPP HMI Bekasi 2026 Harus Amanah dan Inovatif
Tinjau Korban Kebakaran di Bojong Rawalumbu Bekasi, Harris Bobihoe: Wujud Perlindungan Pemerintah terhadap Warga
Pemkot Bekasi Dorong Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri melalui Workshop Sosialisasi P3DN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:49 WIB

Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni, Wali Kota Bekasi: Perkuat Identitas Budaya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:37 WIB

Tinjau Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Jatiasih, Wali Kota Bekasi Gercep Bantu Perbaikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

Tidak Semua Jenis Sampah Boleh Masuk di TPST Bantargebang

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:00 WIB

Tindaklanjuti Arahan Gubernur Jabar, Tri Adhianto Wajibkan Penjaga Perlintasan Ampera-Bulakapal Harus Petugas Resmi

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:50 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi: Pengurus Baru LPP HMI Bekasi 2026 Harus Amanah dan Inovatif

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Jenis Sampah Boleh Masuk di TPST Bantargebang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB