INFOMEDIA Nasional, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan RI. Setelah itu, Prabowo pun melantik Suahasil Nazara, di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/09) sore.
Sebelum ditunjuk menjadi menteri, Suahasil bertugas sebagai Wakil Menteri Keuangan mendampingi Purbaya. Langkah ini menandai perombakan kabinet (reshuffle) keenam yang dilakukan sepanjang masa kepemimpinan Presiden Prabowo.
Usai prosesi pelantikan, Suahasil menegaskan bahwa tugas utamanya di bawah arahan langsung Presiden adalah memastikan tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap kredibel dan akuntabel. Menurutnya, postur keuangan negara yang kuat sangat krusial untuk menopang berbagai agenda prioritas pemerintah.
“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya, menjaga kesehatan menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” kata Suahasil saat ditemui jurnalis di kompleks Istana Negara, Senin.
Sinyal bakal adanya perombakan struktur menteri sebenarnya sudah bertiup kencang sejak Senin siang. Isu tersebut makin terkonfirmasi setelah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, memberikan tanggapan kepada awak media.
Meski tak merinci siapa nama yang dilantik, Pratikno membenarkan adanya agenda “undangan terkait pelantikan” di lingkungan Istana.
Kepastian makin terlihat saat Suahasil Nazara tiba di kompleks Istana Negara sekitar pukul 14.45 WIB. Saat dihampiri wartawan sebelum acara dimulai, ia hanya merespons singkat mengenai kehadirannya.
“Saya memang ditelepon, diminta ke Istana,” ungkap Suahasil.
Kunjungan tersebut sekaligus menguatkan spekulasi yang beredar sejak awal pekan, yang menyebutkan bahwa posisi Purbaya Yudhi Sadewa akan diserahterimahkan kepada sang wakil menteri.





