Cegah Penipuan Calon Jamaah, Polri Bentuk Satgas Khusus Antisipasi Haji Ilegal

Senin, 13 April 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri bersinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah membentuk Satgas Haji 2026.(Foto: Istimewa)

Polri bersinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah membentuk Satgas Haji 2026.(Foto: Istimewa)

INFO MEDIA NASIONAL Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat agar menghindari penawaran haji dengan visa nonresmi serta memastikan agen travel memiliki izin resmi. Hal ini demi menghindari terjadinya keberangkatan haji ilegal.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyebutkan, Polri mencatat, sepanjang tahun 2025, pihaknya telah mencegah keberangkatan ribuan jamaah haji ilegal, atau yang menggunakan visa nonhaji.

“Pada 2025, aparat berhasil mencegah 1.243 calon jemaah berangkat menggunakan visa non-haji, dengan jumlah terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta,” kata Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Minggu 11/4/2026).

Agar praktik itu tak terjadi lagi pada tahun ini, data 2025 tersebut menjadi evaluasi bagi Polri untuk lebih meningkatkan pengawasan.

Untuk memutus rantai penipuan haji yang telah merugikan masyarakat hingga Rp92,64 miliar, Polri resmi bersinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membentuk Satgas Haji 2026

Langkah ini juga diambil sebagai proteksi nyata bagi para calon jemaah dari ancaman travel ilegal.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa Satgas ini akan beroperasi secara terpadu di tingkat pusat maupun daerah. Strateginya mencakup edukasi preventif hingga tindakan hukum yang tegas.

“Satgas ini bertujuan menjamin keamanan masyarakat agar tidak terjerat berbagai modus penipuan,” tegas Dedi.

Ia juga mengingatkan warga untuk segera melapor jika mencium gelagat mencurigakan, karena kewaspadaan publik adalah benteng utama melawan modus kejahatan yang terus berevolusi.

Polri pun mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan indikasi penipuan.

“Modus akan terus berkembang. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci. Polri akan bertindak tegas demi melindungi masyarakat,” ujarnya.

Berita Terkait

Anjlok! Survei Poltracking, Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kepemimpinan Prabowo-Gibran 55,1%
Terbukti Judi Online, Mentan Amran Resmi Copot Permanen 13 Pejabat Kementan
Apel Gebrak Kurangi Sampah di Kota Bekasi, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Tri Adhianto
Dorong Evaluasi Total Persoalan Desil, Politisi PDIP Senayan sebut Berpotensi Anak Indonesia Putus Sekolah
Besok! Pembangunan PSEL Kota Bekasi Diresmikan, Atasi Darurat Sampah
Temukan Narkotika Cair di Vape, BNN Desak Pemerintah Larang Keras Rokok Eleltrik
Angka Kecelakaan Perlintasan Sebidang Tinggi, Komisi V DPR Siap Panggil Kemenhub dan KAI
Demi Bebas Korupsi, Kemendagri Dorong Kepala Daerah Pahami Regulasi Keuangan dan Integritas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 08:51 WIB

Anjlok! Survei Poltracking, Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kepemimpinan Prabowo-Gibran 55,1%

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Terbukti Judi Online, Mentan Amran Resmi Copot Permanen 13 Pejabat Kementan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Apel Gebrak Kurangi Sampah di Kota Bekasi, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Tri Adhianto

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Dorong Evaluasi Total Persoalan Desil, Politisi PDIP Senayan sebut Berpotensi Anak Indonesia Putus Sekolah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Besok! Pembangunan PSEL Kota Bekasi Diresmikan, Atasi Darurat Sampah

Berita Terbaru