Angka Kecelakaan Perlintasan Sebidang Tinggi, Komisi V DPR Siap Panggil Kemenhub dan KAI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

INFO MEDIA NASIONAL JAKARTA – Pasca-kejadian tragis tertempernya dua warga oleh Kereta Rel Listrik (KRL) di Kalideres dan Tebet, Jakarta secara hampir bersamaan, menjadi perhatian serius DPR RI. Legislator Senayan tersebut menyoroti seringnya terjadi insiden kecelakaan di perlintasan kereta api.

Untuk itu, Komisi V menjadwalkan pemanggilan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Lasarus, Ketua Komisi V DPR RI, mengingatkan, bahwa selama keberadaan perlintasan sebidang—baik yang resmi maupun tidak resmi—belum diselesaikan secara tuntas, maka risiko keselamatan akan terus mengintai masyarakat. Karena itu, Komisi V pun mendesak pemerintah untuk mempercepat penanganan perlintasan sebidang di seluruh wilayah Indonesia guna memutus rantai kecelakaan serupa.

Dua Insiden Beruntun di Tempat Berbeda

Tragedi yang melatarbelakangi langkah DPR ini terjadi pada dua jalur perlintasan yang berlainan pada jam yang hampir sama, yakni sekitar pukul 06.30 WIB.

Insiden Kalideres (Jalur Duri–Tangerang) terjadi pada seorang pelajar SMA berinisial DK (18) yang tewas saat dibonceng ayahnya menuju sekolah. Sepeda motor yang mereka kendarai tertemper KRL di petak jalan antara Stasiun Rawa Buaya dan Stasiun Batu Ceper, Jakarta Barat.

Sedangkan Insiden Tebet (Jalur Bogor–Jakarta Kota), terjadi pada pria lansia berusia 80 tahun bernama Ishak, yang tewas tertemper KRL di perlintasan area Jalan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Langkah KAI: Penutupan Permanen Perlintasan Liar

Merespons dua kejadian fatal tersebut, PT KAI Daop 1 Jakarta menyatakan akan mengambil tindakan tegas dengan menutup permanen lokasi perlintasan liar tempat terjadinya kecelakaan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengonfirmasi bahwa kedua titik lokasi tersebut sebenarnya sudah masuk dalam daftar penutupan dan telah melalui tahap sosialisasi. KAI memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah wilayah setempat untuk melakukan penutupan permanen pada jalur-jalur rawan demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api maupun warga sekitar, sekalipun kerap menghadapi penolakan dari sebagian masyarakat.

 

Berita Terkait

Apel Gebrak Kurangi Sampah di Kota Bekasi, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Tri Adhianto
Dorong Evaluasi Total Persoalan Desil, Politisi PDIP Senayan sebut Berpotensi Anak Indonesia Putus Sekolah
Besok! Pembangunan PSEL Kota Bekasi Diresmikan, Atasi Darurat Sampah
Temukan Narkotika Cair di Vape, BNN Desak Pemerintah Larang Keras Rokok Eleltrik
Demi Bebas Korupsi, Kemendagri Dorong Kepala Daerah Pahami Regulasi Keuangan dan Integritas
Megawati Bergerak Cepat !!! Instruksikan PDI Perjuangan Kerahkan Tim Bantu Korban Gempa NTT
Tim Bola Voli Pasir Kota Bekasi Jawa Barat Raih Posisi Keempat di Kejurnas Jakabaring Palembang 2026
Jawa Barat Turunkan Bekasi City dan Pasundan Tim Voli Pasir 4×4 pada Kejurnas di Jakabaring Palembang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Apel Gebrak Kurangi Sampah di Kota Bekasi, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Tri Adhianto

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Dorong Evaluasi Total Persoalan Desil, Politisi PDIP Senayan sebut Berpotensi Anak Indonesia Putus Sekolah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Besok! Pembangunan PSEL Kota Bekasi Diresmikan, Atasi Darurat Sampah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Temukan Narkotika Cair di Vape, BNN Desak Pemerintah Larang Keras Rokok Eleltrik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Angka Kecelakaan Perlintasan Sebidang Tinggi, Komisi V DPR Siap Panggil Kemenhub dan KAI

Berita Terbaru