Terbukti Judi Online, Mentan Amran Resmi Copot Permanen 13 Pejabat Kementan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentan Amran  Sulaiman menyampaikan pencopotan 13 pejabat Kementan yang terbukti judi online.(Foto: Istimewa).

Mentan Amran Sulaiman menyampaikan pencopotan 13 pejabat Kementan yang terbukti judi online.(Foto: Istimewa).

INFOMEDIA Nasional JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil langkah tegas kepada jajarannya. Baru baru ini sebanyak 13 pejabat di kementeriannya dicopot lantaran terbukti bermain judi online (judol). Angka deposit yang digunakan oleh salah seorang oknum pejabat bahkan tergolong sangat besar, yakni menembus Rp100 juta hingga Rp200 juta.

Eksekusi dari keputusan ini diambil Amran setelah instansinya memvalidasi berbagai aduan mengenai pelanggaran para pejabat tersebut. Amran menyampaikan hal ini pada sesi jumpa pers di Jakarta, Senin (31/8/2026).

“Sejak pukul 06.00 WIB pagi tadi kami sudah menggelar rapat internal, dilanjutkan dengan pertemuan hingga akhirnya mengambil tindakan. Terdapat oknum pejabat—tingkat eselonnya tidak perlu diperinci—sebanyak 13 orang resmi kami copot lantaran melanggar kedisiplinan dengan bermain judol. Seluruhnya langsung dibebastugaskan,” ujar Amran

Langkah pemberhentian tersebut dipastikan berlaku selamanya. Amran juga memberi instruksi khusus kepada jajarannya untuk secepatnya mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan.

“Usai menerima aduan, tim langsung melakukan penelusuran fakta hingga akhirnya tindakan pencopotan ini ditetapkan secara permanen. Ini bukan keputusan sembarangan. Saya telah menginstruksikan Inspektur Jenderal dan Sekretaris Jenderal untuk memproses pejabat pengganti,” tambah Amran.

Ia menandaskan bahwa keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aktivitas judi online sama sekali tidak bisa diampuni. Terlebih lagi, ASN mengemban amanah sebagai pengayom publik yang wajib mempertontonkan keteladanan.

Amran membeberkan bahwa pihak Kementan sebelumnya sudah berulang kali melayangkan teguran serta upaya pembimbingan bagi para pegawai yang terindikasi bermain judi online. Namun, karena pelanggaran senada kembali terulang, sanksi yang jauh lebih berat akhirnya dijatuhkan.

“Tanggung jawab saya sebagai pimpinan adalah mengarahkan mereka ke jalur yang benar. Membimbing mereka agar bertransformasi menjadi pribadi yang positif, pelayan publik yang berdedikasi, serta ASN yang patut dicontoh. Karena itu, pembinaan menjadi kewajiban saya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Apel Gebrak Kurangi Sampah di Kota Bekasi, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Tri Adhianto
Dorong Evaluasi Total Persoalan Desil, Politisi PDIP Senayan sebut Berpotensi Anak Indonesia Putus Sekolah
Besok! Pembangunan PSEL Kota Bekasi Diresmikan, Atasi Darurat Sampah
Temukan Narkotika Cair di Vape, BNN Desak Pemerintah Larang Keras Rokok Eleltrik
Angka Kecelakaan Perlintasan Sebidang Tinggi, Komisi V DPR Siap Panggil Kemenhub dan KAI
Demi Bebas Korupsi, Kemendagri Dorong Kepala Daerah Pahami Regulasi Keuangan dan Integritas
Megawati Bergerak Cepat !!! Instruksikan PDI Perjuangan Kerahkan Tim Bantu Korban Gempa NTT
Tim Bola Voli Pasir Kota Bekasi Jawa Barat Raih Posisi Keempat di Kejurnas Jakabaring Palembang 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Terbukti Judi Online, Mentan Amran Resmi Copot Permanen 13 Pejabat Kementan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Apel Gebrak Kurangi Sampah di Kota Bekasi, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Tri Adhianto

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Dorong Evaluasi Total Persoalan Desil, Politisi PDIP Senayan sebut Berpotensi Anak Indonesia Putus Sekolah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Besok! Pembangunan PSEL Kota Bekasi Diresmikan, Atasi Darurat Sampah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Temukan Narkotika Cair di Vape, BNN Desak Pemerintah Larang Keras Rokok Eleltrik

Berita Terbaru