Polri Tetap di Bawah Presiden, Komisi Reformasi Batal Usulkan Kementerian Keamanan

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

INFO MEDIA NASIONAL, Jakarta – Setelah melalui eprtimbangan matang serta diskusi internal yang cukup alot, Komisi Percepatan Reformasi Polri akhirbya memutuskan wacana pembentukan Kementerian Keamanan, resmi dicoret dari daftar rekomendasi.

Artinya, Komisi Percepatan Reformasi Polri secara resmi memutuskan untuk tetap menempatkan Korps Bhayangkara langsung di bawah otoritas Presiden. Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai rencana pembentukan Kementerian Keamanan atau Kementerian Kepolisian yang sempat menjadi perbincangan hangat.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menjelaskan, meski sempat muncul ide untuk memindahkan posisi Polri ke bawah naungan kementerian, para anggota komisi akhirnya sepakat untuk tidak menyertakan usulan tersebut. Wacana tersebut dinulai lebih banyak dampak negatif ketimbang manfaatnya.

Dalam keterangannya pada Rabu (06/05/2026), Jimly Asshiddiqie mengungkapkan bahwa timnya telah memaparkan alasan di balik penolakan usul tersebut di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami sudah sepakati bahwa kami tidak mengusulkan adanya pembentukan kementerian baru. Tadi Presiden [Prabowo] juga tanya, kita jelaskan yang kesimpulan kami manfaatnya dibandingkan mudaratnya, mudaratnya lebih banyak. Maka ya sudah kita tidak usulkan itu,” ujar Jimly dalam konferensi pers, dikutip Rabu (06/05/2026).

Menariknya, isu ini justru sempat disinggung langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bersama Komisi. Jimly menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan argumen kuat kepada Kepala Negara mengenai alasan pembatalan usulan tersebut. Berdasarkan hasil kajian tim, pembentukan kementerian baru dianggap bukan langkah yang ideal untuk saat ini.

Rekomendasi ini menjadi bagian dari enam poin utama reformasi kepolisian yang diserahkan kepada pemerintah sebagai respons atas berbagai kritik publik yang memuncak pasca-gelombang demonstrasi besar pada Agustus 2025 lalu.

Senada dengan itu, Yusril Ihza Mahendra yang juga merupakan anggota komisi, memastikan bahwa kedudukan Polri tidak akan bergeser. Institusi kepolisian dipastikan tetap berada langsung di bawah komando Presiden, tanpa melalui kementerian teknis mana pun.

Kata Yusril, pemerintah tidak akan mengintegrasikan Polri ke kementerian yang sudah ada maupun membentuk struktur menteri baru. Penegasan ini merupakan bagian krusial dari paket reformasi Polri yang terdiri dari enam poin strategis.

“Tidak dibentuk Kementerian Keamanan atau Kementerian Kepolisian atau meletakkan kepolisian di bawah kementerian yang ada sekarang, tetapi Polri tetap langsung berada di bawah Presiden,” ujar Yusril.

Berita Terkait

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track
BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran
Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri
Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri
Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif
Kekayaan Rp3,19 Miliar Jadi Sorotan: Kalapas dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Buntut Temuan ‘Apartemen Mewah’ di Area Belakang Lapas Cibinong
BREAKING NEWS! Innalilahi wa Innailaihi Raji’un, Guruh Soekarno Putra Tutup Usia Hari Ini
Soroti Anggaran Pemda, Presiden sebut Sudah Ditransfer, Tapi Tidak Digunakan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih On Track

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:16 WIB

BREAKING NEWS! MK tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pilpres 2024 soal Ijazah Wapres Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat Sebagai Wakapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri

Senin, 28 September 2026 - 22:43 WIB

Besok 20,000 Buruh Demo di Gedung DPR RI, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Alternatif

Berita Terbaru